Sunday, November 12, 2017

Baju kondangan

Seperti biasa, drama sehari-hari seputar memilih baju. Si Kakak maunya pakai baku piyama abjadnya untuk ke kondangan.

"Kakak, tiap baju punya fungsinya masing-masing. Ada baju untuk main, baju pergi, baju tidur, baju berenang, ada baju kondangan. (pause)

Semuanya bagus. Dipakai sesuai tempatnya. Kalau kakak tidur pakai baju renang kan ga nyaman. Kalau kakak ke undangan pakai baju tidur juga ga rapi. (pause)

Ini ada beberapa baju yg cocok buat kondangan. Yang ini, ini, ini.. Kakak yang pilih ya, mau pakai yang mana."

the struggle is real, but the she finally chose a dress for this occasion. Alhamdulillah..

#Tantangan10hari
#Harike3
#komunikasi produktif
#kuliahBunsayIIP

Friday, November 10, 2017

Main ke Mbah Akung

Pagi ini suami saya tanya, hari ini kegiatannya apa? Belum tahu, jawab saya. Kalau jawabnya belum tahu, artinya saya lagi bosan di rumah, pengen jalan-jalan tapi belum tahu mau kemana. Langsung deh nge WA Mbah Akung. Alhamdulillah beliau ada, jadi bisa main ke sana.

Seperti biasa, Aliya sangat menantang dalam hal pilih baju. Alhamdulillah sejak usia 2,5 tahun sudah bisa pakai baju sendiri. Tapi preferensi bajunya itu-itu saja dan sering membuat saya jengkel karena baju-baju lain tidak pernah dipakai. Kali ini, Aliya semangat pilih baju pergi karena sudah diberitahu mau ke Mbah Akung.

"Kakak mau pakai baju Emon (doraemon)"
"Iya boleh"
"Celananya yang biru biar matching"
"Iya boleh"
"Bunda, tapi ini sempit" (berusaha keras dan mulai merengek frustrasi)
"Oh, ini bukan punya kakak, ini punya Umar. Kakak pakai yg lain aja ya"
"Tapi kan mau yg biru" (biasanya di sini mulai merengek-rengek keukeuh)
"Punya kakak masih dicuci. Kakak pakai yang lain aja ya. Ini ada yg biru tua, biru laut, hijau toska. Semuanya matching sama kaos emon. Kakak mau yg mana?"
"Yang biru tua aja"

Alhamdulillah, no drama.

#Tantangan10hari
#Harike2
#Level1
#KuliahBunSayIIP
#KomunikasiProduktif

Thursday, November 9, 2017

Get Myself Together

Jadi ceritanya, setelah bertahun-tahun tidak ngeblog, sekarang "dipaksa" buka blog lagi untuk mengerjakan tugas Bunda Sayang IIP.

Ini pun sudah terlambat beberapa hari karena akhir-akhir ini manajemen waktu kacau balau. Oke. Sesuai judulnya, mari kita kembali ke jalur yang benar.

Ini kisah tentang usaha menerapkan komunikasi produktif. Dengan diri sendiri, pasangan, dan anak-anak. Yang mana dulu ya? Mari kita mulai dengan si Kakak.

Aliya namanya. Usia 3 tahun 1 bulan. Lagi seru-serunya ngajak diplomasi. Hahaha...
"Kakak makan sendiri, ya"
"Kakak mau disuapin Bunda"
"Kan Kakak sudah 3 tahun. Sudah waktunya makan sendiri"
"Ga mau. Nanti bajunya kotor kena makanan. Nanti ga bisa dipake lagi" (mulai nangis)
"Kakak kan lagi belajar. Awalnya berantakan tapi lama-lama Kakak makin terampil. Sekarang 1 suap bunda, 1 suap kakak ya." (sambil senyum, nada suara rendah dan terkontrol)
"Iya.."

Setelah beberapa suap, ternyata si Kakak memilih untuk makan sendiri sampai selesai :)

#Tantangan10Hari
#Level1
#KuliahBunsayIIP
#KomunikasiProduktif

Thursday, July 2, 2015

The 100 Days Project

It was amazing how I neglected this blog for more than 2 years! Wow, I'm impressed! So this is it. Time is running out. To make the most of it, I decided to launch the 100 Days Project. 
In the next 100 days, I will do the extra miles. Something that I almost forget how to do. Since giving birth, life has been chaotic but sedentary. Now it's the time to recover. The ME that I almost forget. The goal-achiever me. The 10-kgs-ago me. The energetic me. The write-it-all me. The do-the-best me.

I warn you, this will be all-about-me.

The project will be divided into several parts:
-Get fit
-KMS project
-Life in Korea
-Mommy thingy
-Spirituality

I supposed no one is interested in reading blog post about those. But maybe -just maybe- someone would get benefit or insight from it. But most importantly, it would be nice for me to keep track on what I'm doing. This blog has been my place to write since college. So, I guess some posts about this project wont hurt. New stories will be posted every Monday and Thursday.

Cheers!!

Friday, June 21, 2013

A Little Push

When everything seems so hard to endure.. When my goals seems faraway to reach..
I should take a little pause and view from another perspective.

"Allah does not charge a soul except [with that within] its capacity. It will have [the consequence of] what [good] it has gained, and it will bear [the consequence of] what [evil] it has earned. "Our Lord, do not impose blame upon us if we have forgotten or erred. Our Lord, and lay not upon us a burden like that which You laid upon those before us. Our Lord, and burden us not with that which we have no ability to bear. And pardon us; and forgive us; and have mercy upon us. You are our protector, so give us victory over the disbelieving people." [QS 2:286]

Bring out the best in me..
..and pray for the best outcome for me.

Thursday, April 25, 2013

Weekend Getaway in Belgium

Akhir minggu pertama di bulan Maret, saya janjian dengan Saras untuk jalan-jalan ke Belgia. Seneng banget bisa ketemuan Saras di sini. Pasti lebih oke kalau geng lbj ipb bisa kumpul. Hehehe.. Setelah beberapa kali chatting dan brainstorming buat milih kota tujuan, akhirnya pilihan kami jatuh pada Belgia. Jadi rencananya, kami akan mengunjungi kota Brugge (Bruges) di hari Sabtu dan Brussel hari Minggu. Jumat siang, Saras sudah sampai di Aachen. Malamnya menginap di Aachen, Sabtu pagi berangkat ke Brugge. Perjalanan dari Aachen ke Brugge kurang lebih 2 jam. Sepanjang jalan ngobrol terus. Kangen, udah lama ga ketemu. Sesampainya  di Brugge, kami langsung menuju hostel untuk menaruh barang di loker. Abis itu, langsung menjelajah Brugge.

Brugge adalah kota tua yang sangat cantik, salah satu kota tujuan paling diminati berdasarkan Trip Advisor 2011. Saya suka banget sama suasana kotanya, gedung-gedung tuanya, dan kanalnya. Romantis buat honeymoon. Hehe.. Kota Brugge tidak terlalu besar, objek-objek wisatanya pun mengumpul di lingkaran dalam kota. Walaupun kecil, kami beberapa kali kesulitan mencari jalan. Sama-sama ga jago baca peta. Tapi untungnya, orang-orangnya baik-baik dan ramah. Kalau kami lagi kebingungan, beberapa kali disapa oleh orang-orang lokal untuk membantu.
Market Square di Brugge

Wednesday, April 24, 2013

Aplikasi Visa Schengen di Korea

Beberapa bulan lalu, saya mengikuti program Research Fellowship Korea di RWTH Aachen selama 10 minggu. Kebetulan, saya satu-satunya mahasiswa Indonesia yang mengikuti program ini, yang lainnya adalah mahasiswa Korea dan Jepang. Sebagai warga negara Indonesia, saya membutuhkan visa untuk ke Jerman, sementara warga negara Jepang dan Korea tidak membutuhkan visa untuk kunjungan kurang dari 3 bulan. Jerman adalah salah satu negara yang tergabung dalam kesepakatan Schengen, jadi saya mendaftar untuk visa Schengen. Karena saya berada di Korea, saya pun mendaftar visa di kedutaan besar Jerman di Seoul, karena tidak mungkin untuk daftar di Jakarta (dan tidak perlu). Blog ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya di bulan November 2012, untuk akurasi data harap mengacu ke website resmi kedubes Jerman.

Kedutaan besar Jerman terletak di daerah Itaewon, Seoul. Ada banyak kedubes lain yang juga berlokasi di sini. Website resmi kedubes Jerman bisa diliat di sini. Tempat aplikasi visa Schengen, tergantung dari negara yang akan dikunjungi. Kalau ada beberapa negara Schengen yang akan dikunjungi, biasanya mendaftar visa di kedubes negara entry yang pertama dikunjungi.