Monday, January 16, 2012

Cerita Persalinan

Kemarin, saya diajak untuk mengunjungi seorang teman dari Paskistan yang baru melahirkan minggu lalu. Saya pergi ke sana bersama beberapa teman dari Indonesia, Malaysia, dan Pakistan. Kebetulan, salah satu teman dari Malaysia, juga baru melahirkan bulan lalu. Bayinya dibawa, dibungkus-bungkus beberapa lapis karena cuacanya cukup dingin. Teman saya dari Malaysia ini namanya Shikin, sekelas sama saya di kelas Probstat. Dia melahirkan sekitar 3 minggu lebih awal dari waktu yang diperkirakan dokter. Jadi, dia ketinggalan beberapa kelas, dan kuis. Untungnya, dia bisa ikut UAS bareng-bareng yang lain setelah melahirkan. 

Saya bertanya tentang pengalaman dia melahirkan anak keduanya. Katanya, air ketubannya sudah pecah pukul 1 pagi, lalu langsung ke rumah sakit. Sampai berbaring di tempat tidur rumah sakit, sudah pukul 3. Saya jadi bingung, 2 jam ngapain aja ya? Mungkin mempersiapkan barang-barang untuk dibawa ke rumah sakit dan menunggu taksi. Setelah sampai di rumah sakit, dokternya belum sampai. Jadi, Shikin diminta untuk tenang dulu, menahan bayinya, karena di rumah sakit cuma ada susternya dan dokter trainee. Tapi karena sudah tidak tahan lagi, sekitar pukul 3.44 pagi, Shikin mem''push" sekali. Ternyata bayinya langsung keluar!! Dan, dokternya pun masih belum datang. Jadi, Shikin melahirkan sendiri, tanpa bantuan dokter, dengan hanya mengejan sekali. Epic! Dokter datang hanya untuk menjahit sedikit yang robek. Rumah sakit pun sangat fair. Mereka memberikan tagihan 0 (Nol) Won untuk jasa dokter membantu melahirkan. Hanya ada tagihan biaya sedikit untuk proses menjahit, kamar dan lain-lain. Semuanya pun sudah dipenuhi asuransi, jadi Shikin tidak perlu membayar biaya persalinannya. 

Akhirnya kami sampai. Bayinya sedang tertidur pulas. So cute!!! Dalam beberapa bulan ke depan, ada beberapa sister yang akan melahirkan. Sepertinya, akan banyak bayi-bayi menumpang yang lahir di Daejeon ini. Lalu saya ditanya, apakah kamu sedang hamil? Dalam hati saya bilang, saya gendut banget ya sampe dikira lagi hamil =(. Belum, sister. Lalu dia berkata, selesaikan dulu sekolahmu. Bayi membutuhkan perawatan ekstra dan fokus. Jadi, lebih baik kamu selesaikan sekolahmu, lalu fokus merawat bayi. Oke sister! Noted! ^_^

0 komentar:

Post a Comment